Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan Teknologi Informasi
Dalam kehidupan ini manusia memiliki 2 fungsi kehidupan, yaitu sebagai makhluk sosial dan makhluk individu. Manusia sebagai makhluk sosial berkomunikasi dengan sesamanya untuk memenuhi kebutuhan interaksi yang sangat penting.
Karena kebutuhan tersebut, manusia dari zaman ke zaman terus membuat alat dan juga sistem komunikasi. Dimulai dari zaman prasejarah dalam bentuk gambar, isyarat tangan, huruf-huruf, simbol, hingga zaman sejarah, tulisan, surat, telepon hingga internet yang kini kita pakai sehari-hari.
Informasi yang dikelola dan disampaikan terus dikembangkan, seperti contoh informasi sederhana yang sekadar menggambarkan suatu keadaan. Dengan adanya perkembangan ini, kita belajar tentang upaya upaya pengembangan ilmu pengetahuan tentang teknologi informasi.

Menurut Nasution (1995) istilah teknologi berasal dari bahasa Yunani
yaitu technologia yang menurut Webster Dictionary berarti systematic treatment atau
penanganan sesuatu secara sistematis, sedangkan techne sebagai dasar kata teknologi
bararti art, skill, science atau keahlian, keterampilan, ilmu. Sejalan dengan
pengertian tersebut, Salisbury (1996) mengemukakan bahwa kata teknologi,
sebagaimana digunakan oleh para ilmuwan dan para filosofis ilmu pengetahuan
menunjuk kepada cara di mana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk
memecahkan masalah praktis. Jadi teknologi informasi adalah teknologi untuk mengolah data untuk mengasilkan informasi yang berkualitas. Proses ini meliputi mendapatkan, memproses, menusun, menyimpan dan memanipulasi data dengan berbagai cara. Informasi yang dihasilkan haruslah relevan, akurat dan tepat waktu sehingga selanjutnya dapat digunakan untuk mengambil keputusuan dari informasi tersebut, oleh pribadi, bisnis, atau pun pemerintahan. Untuk memperoleh kualitas yang diperlukan teknologi ini menggunakan perangkat keras seperti komputer untuk mengolah data dan sistem jaringan untuk mengakses informasi oleh pengguna.
Data informasi dapat diambil dan digunakan dari manapun dan dapat disebaran secara global dengan adanya kemajuan teknologi informasi data yang ada. Dengan teknologi ini, dapat dihilangkan segala penghambat sehingga dapat tercipta interaksi antara pengguna tanpa batas waktu dan jarak. Contohnya adalah artikel di blog ini. Artikel ini dapat diakses oleh pembaca dengan mudah lewat internet untuk memperoleh manfaat, yaitu pengetahuan.
Pada zaman informasi ini jarak geografis bukan lagi merupakan penentu dalam hubungan antarmanusia, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau Globale Village. Hal tersebut dapat terjadi karena perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat sehingga menghasilkan cara-cara yang efisien untuk produksi, distribusi, dan konsumsi barang jasa.
Dewasa ini kehidupan manusia sudah begitu terpengaruh oleh teknologi internet yang sangat pesat; Manusia menjadi sangat bergantung pada komputer sebagai untuk mengakses dan mengolah data informasi yang bermanfaat bagi para pembacanya.
Hal-hal berikut ini akan menggambarkan seberapa besarnya keterlibatan teknologi informasi dalam kehidupan sosial manusia, seperti untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan; untuk sumber informasi dan sarana belajar ; untuk memasarkan produk di internet. Menurut Iskandar Alisyahbana (1980), sebenarnya teknologi sudah dikenal manusia sejak jutaan tahun lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih sejahtera, dan lebih makmur. Jadi sejak awal peradaban manusia sebenarnya sudah ada teknologi walaupun istilah “teknologi” belum digunakan. Kata “teknologi” berasal dari bahasa Yunani yaitu “techne” yang berarti cara dan “logos” yang berarti pengetahuan. Jadi teknologi dapat diartikan sebagai pengetahuan tentang cara. Sedangkan menurutnya teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra, dan otak manusia. Pengertian teknologi secara umum adalah: 1. proses yang meningkatkan nilai tambah 2. produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja 3. Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembangkan dan digunakan.
Dampak adalah suatu akibat yang ditimbulkan oleh sesuatu. Jadi dampak dari teknologi adalah suatu akibat yang disebabkan oleh teknologi, bisa merupakan akibat baik namun juga bisa merupakan akibat buruk dalam kehidupan manusia tergantung cara kita menggunakannya. Contoh dari akibat baik teknologi adalah mempercepat arus informasi, mempermudah akses terhadap informasi baru, media sosial, media hiburan, mempermudah komunikasi dengan orang yang jauh, dan lain-lain. Sedangkan contoh dari akibat buruk teknologi adalah individu jadi malas untuk berkomunikasi secara langsung, meningkatnya kejahatan cyber, cyberbullying, dan lain-lain.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari, karena kemajuan teknologi akan berjalan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi mengenai kemajuan teknologi ini pastinya untuk memberikan manfaat kepada manusia serta mempermudah kehidupan manusia walaupun pastinya kemajuan teknologi ini tidak luput dari akibat buruknya. Kemajuan teknologi dan infomasi ini membuat hubungan komunikasi antar manusia tidak lagi dibatasi ruang dan waktu, namun alangkah baiknya jika kita tetap berkomunikasi secara langsung dengan sehabat-sahabat kita karena pertemuan secara langsung dengan sahabat kita akan membuat waktu jauh lebih berharga dibanding sekedar berkomunikasi lewat media sosial. Teknologi komunikasi informasi telah memberikan kemudahan dalam kehidupan manusia, beberapa perangkat teknologi komunikasi informasi yang ada sekarang adalah :
l Media cetak seperti koran dan majalah.
l Media audio seperti CD/DVD, radio, dan tape.
l Media audiovisual seperti TV dan internet.
l Handphone, komputer, LDC, kamera, laptop, telepon, dan lain-lain.
Kemajuan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat lepas dari kehidupan kita sehari-hari karena kemajuan teknologi juga berkembang seiring dengan ilmu pengetahuan. Dari ilmu pengetahuan yang kerap terus berkembang, maka munculah inovasi-inovasi yang dapat memberikan dampak positif kepada manusia, mempermudah manusia dalam kehidupan sehari-harinya. Walaupun pada awalnya diciptakan untuk memberikan dampak positif, namun dari inovasi-inovasi tersebut dapat menimbulkan dampak negatif kepada manusia, tergantung dari penggunaan oleh tiap individu.
Maka dari itu kita perlu mengetahui etika dan beretika dengan baik serta perlu bijaksana dalam menyikapi kemajuan teknologi khususnya dalam teknologi informasi agar kita dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi secara tepat guna.
Kemajuan teknologi informasi dapat membawa dampak negatif bagi semua orang seperti halnya pengedaran isu kebencian berbau SARA, kemudahan- kemudahan dalam bertransaksi yang dapat memicu bisnis-bisnis terlarang seperti narkoba, black market, prostitusi online/human trafficking, munculnya penipu dan penjahat dalam perdagangan online. Dan juga munculnya plagiator dan penjiplak dalam berbagai bidang seperti kebudayaan maupun karya orang lain.
Perkembangan teknologi informasi dapat membawa pengaruh positif jika kita memiliki kesadaran dalam kemampuan dan keterbatasan teknologi. Tidak menggunakan perangkat komputer dengan tujuan membahayakan orang lain, tidak mencampuri kerja komputer orang lain, tidak mengintip file orang lain, tidak menggunakan perangkat kerja komputer untuk pekerjaan illegal, tidak menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang belum dibayar, menghindari situs-situs yang berkonten kekerasan dan pornografi, dan juga teknologi informasi dan komunikasi agar digunakan secara betul dan beretika yang digunakan untuk perlindungan data dan informasi.
Jadi pemanfaatan teknologi informasi ini tergantung oleh tiap kepribadian dan karakter individu masing-masing dari bagaimana cara mereka menggunakan teknologi tersebut dan cara mereka dalam mengolah.
Adapun faktor faktor yang dapat memicu munculnya globalisasi dalam kemajuan teknologi informasi
1. Berkembang dengan pesatnya teknologi komunikasi berpengaruh juga pada hal perkembangan infrastruktur dan telekomunikasi dunia. Di Negara-negara yang infrastrukturnya maju, dalam hal komunikasi sangatlah berkembang dengan pesat, disetiap rumah dan perkantoran dilengkapi dengan telepon, mesin fax, televise, dan juga internet.
2. Adanya integrasi ekonomi dunia. Era globalisasi juga maju berkembang seiring dengan adanya integrasi ekonomi dunia. Berbanding terbalik dengan era sebelumnya, perekonomian global tidak hanya di dasarkan pada pertanian dan industri, melainkan juga pada sektor-sektor pendukung lainnya. Dengan globalisasi akan terjadi apa yang disebut era pasar bebas, yaitu ketik semua Negara dengan bebas memasarkan produknya ke Negara-negara lain dan setiap orang bebas mencari pekerjaan ke Negara lain. Semua itu merupakan tantangan bagi setiap bangsa dan rakyat Indonesia karena kualitas produk dan sumber daya mansia akan sangat menentukan.
Adanya globalisasi menyebabkan kehidupan antar bangsa dan tiap” negara semakin transparan. Globalisasi tersebut dapat menyebabkan pertukaran informasi secara bebas, akibatnya banyak pengaruh budaya-budaya luar dan paham-paham yang masuk ke Indonesia baik itu membawa pengaruh positif terhadap masyarakat Indonesia ataupun pengaruh negatif terhadap masyarakat Indonesia yang berpotensi merusak moral-moral anak-anak hingga remaja Indonesia.
Paham-paham negatif dari luar yang telah masuk di Indonesia antara lain :
1. Materialime, suatu paham yang selalu mengutamakan segala sesuatu berdasarkan materi.
2. Sekularisme, suatu paham yang selalu mencerminkan kehidupan duniawi.
3. Hedonisme, suatu paham yang melihat bahwa kesenangan atau kenikmatan menjadi tujuan hidup dan tindakan manusia.
4. Individualisme, suatu paham yang mementingkan kepentingan diri sendiri.
Adapun sisi positif yang dapat kita rasakan dari pengaruh globalisasi antara lain :
1. Kebudayaan Indonesia Semakin Diperkaya oleh Budaya Luar
Dengan melihat dan membandingkan budaya-budaya luar yang masuk memungkinkan kita untuk memperkaya kebudayaan Indonesia. Kita dapat mengadopsi unsur-unsur budaya yang bermanfaat dan meningkatkan budaya Indonesia.
Dengan melihat dan membandingkan budaya-budaya luar yang masuk memungkinkan kita untuk memperkaya kebudayaan Indonesia. Kita dapat mengadopsi unsur-unsur budaya yang bermanfaat dan meningkatkan budaya Indonesia.
2. Meningkatkan Etos Kerja yang Tinggi dan Profesional
Masyarakat Indonesia dapat belajar dari budaya luar seperti masyarakat Amerika dan Jepang yang memiliki etos kerja yang tinggi agar dapat membuat bangsa Indonesia menjadi lebih baik.
Masyarakat Indonesia dapat belajar dari budaya luar seperti masyarakat Amerika dan Jepang yang memiliki etos kerja yang tinggi agar dapat membuat bangsa Indonesia menjadi lebih baik.
Maka dari itu, dalam menyikapi dampak globalisasi, masyarakat Indonesia perlu menanamkan rasa nasionalisme yang tinggi terhadap Bangsa Indonesia dan tidak melupakan nilai-nilai Pancasila yang merupakan identitas Bangsa Indonesia. Dengan bermodal tersebut kita dapat lebih bijak memilah-milah manakah pengaruh yang membawa pengaruh positif dan pengaruh-pengaruh yang tidak sesuai dengan identitas Bangsa Indonesia agar kita tidak semakin merusak bangsa Indonesia sendiri.
SUMBER 1 (diakses Selasa, 2 November 2017 pukul 18.36 WIB)
SUMBER 2 (diakses Selasa, 2 November 2017 pukul 18.45 WIB)
SUMBER 3 (diakses Selasa, 2 November 2017 pukul 19.12 WIB)
SUMBER 4 (diakses Selasa, 2 November 2017 pukul 19.21 WIB)
SUMBER 5 (diakses Selasa, 2 November 2017 pukul 19.30 WIB)
Fandi Pranata Jaya 05111740000056 STI B
Jeremy Vijay Wongso 05111740000062 STI B
Bagas Yanuar Sudrajad 05111740000074 STI B
Samuel Marcellinus 05111740000134 STI B
Komentar
Posting Komentar